Sampailah kita di hari ke-3... Hari ini kami berencana mau ke Jl. Alor yang terkenal sebagai Food Street. Temanku Dini menyarankan kami untuk mencoba makan di Kampung Baru. Di sana banyak makanan asli Malaysia dan juga ada beberapa tempat makanan Indonesia. Karena melihat antusiasme temanku ini yang lumayan tinggi, umm.. sepertinya rasa makanannya akan enak nih.. hehehe 
Catatan: Untuk menuju ke Kampung Baru, ya cuma perlu ke stasiun Kampung Baru 
Setelah sampai di stasiun Kampung Baru, kami belok kanan dan mengikuti jalan (petunjuk dari Bu Dini
). Sepanjang jalan, banyak sekali tempat makan.
Catatan: Restoran di Kampung Baru yang recomendded? Suraya Seafood! Tempat makan ini sebenarnya bercita-rasa Thailand yang diolah orang Malaysia yang tinggal di perbatasan Malaysia-Thailand.
Di seberang Suraya Restaurant juga ada restaurant seafood. Tapi Suraya sendiri cukup ramai, jadi kami rasa ini resto yang paling enak.. xixi
Catatan: Restoran di Kampung Baru yang recomendded? Suraya Seafood! Tempat makan ini sebenarnya bercita-rasa Thailand yang diolah orang Malaysia yang tinggal di perbatasan Malaysia-Thailand.
Di seberang Suraya Restaurant juga ada restaurant seafood. Tapi Suraya sendiri cukup ramai, jadi kami rasa ini resto yang paling enak.. xixi
Kami mencoba berjalan sepanjang Kampung Baru sebentar. Sepanjang jalan ada juga lho restoran makanan Indonesia, seperti pecel lele, soto, dan lainnya. Setelah itu, baru kami singgah ke Suraya. Umm.. cari tempat duduk dulu, lalu bingung
ini mana yang ngasi menu..? 
Aku sambil mengontak temanku, apa recomendded menu di Suraya.. Ternyata, yang terkenal di sini: Kerang Bakarrr... 
Catatan: Makanan lain yang direkomendasikan temenku di Suraya: Kerabu Campur, Mie Celup, Pulut Mangga, Nasi Kerabu Biru.
Harga: Karena kami mau jajan lagi di Jl. Alor yang terkenal banyak jajanan, kami cukup pesan Kerang Bakar (teteuupp..
, Udang Halia (Halia itu jahe boo..), Sarip Limau (sirup coco pandan + limau), dan teh O (teh manis). Habis berapa? Cuma RM 13.8 
Saat kami makan, ternyata temanku Dini sedang meluncur ke Suraya menyusul kami... Setelah itu, kami beranjak ke Jl. Alor. Dini menyarankan lewat Bukit Bintang, terutama melalui Pavilion-nya. Wuiihhh..
Catatan: Dari Kampung Baru ke Jl. Alor, kami naik LRT dulu dari stasiun Kampung Baru ke KLCC, lalu naik shuttle GoKL yang gratis dari KLCC ke Bukit Bintang. GoKL juga ada dari Central Market. Dari Bukit Bintang, kami berjalan kaki ke Pavilion dan tembus ke Jl. Alor. Ohya.. melewati Restaurant Ipin Upin juga lho.. lucu tempatnya 
Di Jl. Alor, mirip seperti di Petaling, banyak lampion-lampion sepanjang jalan seperti china town. Di Jl. Alor ini pun ada toko seperti supermarket oleh-oleh untuk cokelat, manisan, teh tarik sachet, dan lainnya
Pak Iku denger-denger, ada durian yang enak di Jl. Alor ini, jenisnya Musang King atau Kunyit Kuning kalau ga salah.. Kami cari-cari, akhirnya ketemu.. Umm.. kalau boleh jujur, aku lebih suka durian di Phuket, gurih dan ga basah/terlalu lembek 
Jajanan lainnya, kami makan sea food Steam Boat. Apa itu? Hehe.. itu semacam penjual makanan seafood di mobil pickup. Seafoodnya dijadikan seperti sate yang nanti kita rebus sendiri. Nyam nyamm... 
Setelah puas, kami beranjak pulang.. Umm.. kali ini, kami naik Monorail, baru nanti transit dan naik LRT. Cara beli tiketnya? Sama kok dengan naik LRT
Monorail hanya digunakan untuk transit ke stasiun terdekat.
Hmmm.. well.. itulah wisata kuliner kami dalam 2 hari. Besok kami mau nyari oleh-oleh di Central Market. Jangan lupa untuk menawar nanti yah.. 
Harga: di Central Market juga ada KFC, untuk makan murah meriah
Harga paper stand bisa ditawar sampai RM120 untuk 21 buah, wallet set (dompet dari yang kecil sampai besar sebanyak 5 buah) bisa smapai RM40 untuk 7 buah. Semoga bisa dapet harga yang lebih baik yah 







