
Tapi karena tinggi dan curam sekali, kami (saya sih..) sudah ketakutan
Setelah dari Lembah Harau, kami berangkat ke Istana Pagaruyung. Di tengah perjalanan, ada Gua Ngalok Indah. Uda Ari menawarkan kami untuk singgah ke sini. Karena hari masih siang, apa salahnya
Kami bersinggah ke gua ini dengan tiket masuk @Rp.5,000. Guanya tidak terlalu besar dan terdapat stalagtit dan stalagmit. Walaupun kecil, tapi di dalamnya cukup gelap. Kami berhati-hati untuk tidak jatuh.
Setelah dari Gua Ngalok Indah, kami melanjutkan perjalanan..
Ternyata perjalanan ke Istana Pagaruyung cukup jauh. Hari itu sudah siang dan akhirnya kami memutuskan untuk makan siang dulu, di restoran rekomendasi Uda Ari
Restoran yang kami singgahi bernama Flora Restaurant (Spesialis Ikan Bakar). Banyak juga tourist yang singgah di sini. Tempatnya seperti pondokan di pinggir danau. Ummm... enaknya.. Udaranya juga segar.. Memang masakan Sumatra Barat enak-enak kali yah...
Makanan disajikan seperti di restoran padang. Semua menu ditaruh di meja. Tinggal pilih.. dipilih.. dipilih..
Menu yang kami pilih adalah nasi, ikan bakar (pastinya.. kan restoran spesialis ikan bakar
Setelah kenyang, kami shalat di restoran itu, dan melanjutkan perjalanan ke Istana yang kabarnya sering terbakar. Terakhir kali terbakar karena tersambar petir. Alamak... Tapi semoga saja kali ini kami datang, istananya sudah dipugar kembali. Dan... alhamdullillah terkabul.
Tapi sayangnya, kami tidak bisa masuk ke istana utamanya.. (yang masih dalam pemugaran). Padahal kami sempat dengar, pengunjung bisa berfoto dengan busana adat di istana ini..
Cat: Ohya, di istana ini tidak ada tiket masuk. Tapi ada kotak sumbangan yang sebaiknya diisi dekat buku tamu (ada yang jaga
Inilah Uda Julius yang mencoba memukul bedug di Istana Pagaruyung.. xixi
Dan Siti Nurbaya menunggu Samsul Bahri.. hehe
Selesai berfoto-foto, kami lanjut ke Danau Singkarak. Tiket masuk @Rp.10,000. Danau Singkarak ini seperti sungai yang sangat besar dan dalam. Arusnya sangat besar walau merupakan danau.
Dari tengah jalan sudah terlihat riaknya.. Rasanya seperti melihat laut
Di sisi samping tepi danau, ada pemandangan yang cukup indah. Seperti di pantai, karena penuh dengan pasir berbatu..
Setelah selesai, menjelang sore, kami berbalik ke hotel. Di sebelah kanan (dari arah dalam) Hotel Kharisma, ada Hotel Nikita. Di sebelah kanan Hotel Nikita, ada banyak tempat makan. Bahkan ada batagor khas bandung namanya Batagor Ihsan. ck ck
Kami makan malam dengan sate padang 1 porsi (6 tusuk) dengan lontong @Rp.10,000. Sebagai tambahan, kami beli jus mangga dan jus apel di Batagor Ihsan Rp.17,000. Jusnya enak dan bersih (dilihat dari tempatnya), sari buahnya kental dan gulanya bisa dipesan (mau sedikit atau biasa).
Haa.. sehari yang padat.. Sampai besok di perjalanan selanjutnya..
P.S. Terima kasih untuk suamiku















No comments:
Post a Comment